Perencanaan Keuangan Yang Sehat

Posted by

Mengelola keuangan yang sehat bukanlah merupakan perkara yang mudah apalagi kemudian dibilang gampang, karena kita dihadapkan pada berbagai macam pilihan belanja yang tidak bisa kita patok berapa dan bagaimana kita harus membelanjakan uang kita. Masih di permulaan tahun 2017 ini, tentunya belum terlambat bagi setiap orang untuk mulai mencoba membuat perencanaan keuangan yang sehat.

Sebagai permulaan dalam rangka mengatur dan merencanakan serta membelanjakan keuangan dengan sehat, kita perlu mengevaluasi dan memperhitungkan kondisi keuangan yang saat ini dimiliki dengan berkaca pada tahun tahun sebelumnya.

Pertama dievaluasi dan dihitung ulang dulu kondisi keuangan kita saat ini. Berapa aset, pemasukan, investasi dan utang serta kewajiban yang dimiliki. Jika ternyata di tahun ini masih ada utang yang mesti dilunasi, sementara pemasukan atau dana yang dimiliki tak lebih besar dari total utang, maka harus mulai berpikir untuk sedikit demi sedikit melunasi utang tersebut.

Bila neraca keuangan masih jelek dalam artian kewajiban atau utang masih lebih besar daripada aset, pemasukan dan investasi, maka target untuk tahun depan adalah dengan menguranginya, apabila ternyata memang belum bisa di nol kan atau menutup semua kewajiban dan hutang yang ada.

Jika jumlah utang yang dimiliki masih lebih besar daripada pendapatan, perencanaan keuangan itu menyarankan untuk mulai mencari sumber pemasukan baru. "Hal yang bisa dilakukan adalah dengan menambah pemasukan serta menambah atau mulai berinvestasi".

Jika kebutuhan dan keperluan tidak ada yang dapat dipangkas atau distop lagi, sementara utang belum lunas, dia menganjurkan agar tidak tergiur untuk kembali berutang. Dia menambahkan, yang tidak kalah pentingnya adalah, harus fokus pada target serta disiplin dalam menjalankannya.

Kalau pengeluaran sudah tidak bisa dikurangi lagi maka mulai berupaya untuk tidak membuat utang baru lagi. Dan tidak melakukan konsumsi untuk barang-barang yang tidak dan kurang penting.


Blog, Updated at: 3:40 PM

0 comments:

Post a Comment